
Dibalik segala manfaat ini, terdapat juga hal yang merugikan akibat berbagi file ini, yakni menjadi tempat ajang berbagi virus he..he..he. Setelah laptop kita dicolokin flashdisk dari teman lain maka...wuuzzz...langsung di jamin virusnya menyebar. (Kecuali laptop si Unyil yang kebal virus nya minta ampun). Hasilnya, beberapa teman yang punya laptop jadi tidak berani menerima cd atau flashdisk dari teman lain dan teman yang punya flashdisk jadi ragu mencolokkan flashdisk-nya ke laptop teman yang dicurigai terinfeksi virus.
Sebenarnya ada cara mudah untuk mengatasi agar virus dari flashdisk tidak menyebar ketika dicolokkan (autorun). Untuk itu kita harus mendisable fasilitas autorun di drive flashdisk ataupun drive CD. Tool yang dapat digunakan adalah TweakUI yang bisa didownload di sini.

Silakan hilangkan checkbox pada:
- Enable Autoplay for CD and DVD Drives (untuk CD)
- Enable Autoplay for Removable Drives (Untuk Flashdisk)
Jika hal ini telah dilakukan maka, dijamin semua virus yang memanfaatkan fasilitas autorun tidak akan menginfeksi komputer kita ketika flashdisk dicolokkan. Tapi ingat, setelah itu aktifkan view hidden file and folder dan nonaktifkan hide extention for known file type di Windows Explorer untuk melihat isi flashdisk yang mencurigakan dari virus. Dan yang paling utama, jangan menjalankan (double klik atau open) file yang terinfeksi virus. Itu lah tips dari saya, sehingga saat acara workshop dan berbagi file saya tidak takut untuk mencolokkan flashdisk teman yang terinfeksi virus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar